Problema Pendidikan Agama di Madrasah

  • Hasib Rosyadi
Keywords: Problematika Pendidikan Agama Islam, Madrasah, PAI

Abstract

Pendidikan agama Islam adalah pendidikan yang meliputi seluruh potensi manusia yang berdasar fitrahnya untuk mencapai keselarasan dan harmonisasi kehidupan secara sosial, individual, dan spiritual. Metode dalam penulisan makalah ini menggunakan metode kualitatif dengan model deskriptif berbentuk kajian pustaka. Metode analisisnya memakai metode analisis isi. Sumber utamanya adalah berbagai jurnal yang memuat tentang penelitian problematika pendidikan agama Islam di berbagai madrasah di Indonesia. Dalam identifikasi problematika pendidikan agama yang ada di madrasah ada dua faktor; Internal; Manajemen pendidikan Islam yang terletak pada ketidakjelasan tujuan yang hendak dicapai, ketidakserasian kurikulum terhadap kebutuhan masyarakat, kurangnya tenaga pendidik yang berkualitas dan profesional, terjadinya salah pengukuran terhadap hasil pendidikan serta masih belum jelasnya landasan yang di pergunakan untuk menetapkan jenjang-jenjang tingkat pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga keperguruan tinggi. Eksternal ; (1) Secara politis, kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan di Indonesia diatur melalui UU sistem pendidikan nasional no 20 tahun 2003 diakui memang memuat keberadaan pendidikan Islam seperti madrasah dan pesantren. (2) Dikotomi, dalam beberapa aspek yaitu antara Ilmu Agama dengan Ilmu Umum, antara Wahyu dengan Akal setara antara Wahyu dengan Alam. Munculnya problem dikotomi dengan segala perdebatannya telah berlangsung sejak lama, (3) Keterbatasan Anggaran. Kiprah pendidikan Islam di kalangan umat Islam sebagai agama mayoritas penduduk Indonesia untuk mencetak generasi penerus bangsa tidak bisa diabaikan lagi. Perkembangannya begitu pesat mulai dari pendidikan informal hingga menjadi pendidikan formal yang sejajar dengan pendidikan umum. Kedudukannya kuat sebagai bagian dari Sisdiknas, dengan payung hukum UU Sisdiknas yang secara tegas menyiratkan kedudukan madrasah yang sama dengan sekolah umum. Kurikulum yang termuat dalam pendidikan di madrasah adalah 100% umum ditambah ilmu agama. Berbagai persoalan tersebut masih belum mendapat titik temu yang dapat menjadikan penyelenggaraan pendidikan madrasah lebih baik. Meski begitu, madrasah terus berjalan dan memiliki peluang dan tantangan tersendiri. Peluangnya antara lain: semakin maraknya kehidupan umat beragama, semakin kuatnya Kemenag dalam mengelola pendidikan madrasah, animo masyarakat yang semakin baik terhadap penyelenggaraan pendidikan madrasah, serta dukungan masyarakat yang semakin luas.

Published
2020-12-17