Strategi Guru Tahfidz dalam Meningkatkan Semangat Hafalan Al-Qur’an Santri di Pesantren Al-Ainy Kertosono Nganjuk

  • M. Saikhul Bakri
Keywords: Strategi, Guru, Hafalan, Pesantren

Abstract

Abstrak: Dikarenakan banyaknya permasalahan yang dialami oleh para penghafal
Al-Qur’an, hal ini yang menjadi Latar belakang penelitian ini ,kemudian peneliti menemukan beberapa masalah dilapangan terkait cara untuk menghafal Al-Qur’an yang dikategorikan sulit karena banyaknya jumlah surat dan juz, padahal Alloh sudah berfirman bahwa menghafal Al-Qur’an itu begitu mudah apabila ada kemauan dan tekun. Metode penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah pertama proses tahfiz yaitu proses tiga tahapan, dan proses pembelajaran tahfiz. Kedua strategi guru tahfiz (1) sistem klasifikasi santri, (2) target hafalan Al-Qur’an, (3) sistem muroja’ah, (4) media yang tepat, (5) bahasa Arab. Ketiga yaitu faktor pendukung (1) kemampuan hafalan, (2) motivasi yang tinggi, (3) sarana dan prasarana yang mendukung, (4) lingkungan yang menyenangkan, (5) guru yang kompeten. Keempat factor penghambat (1) kebosanan, (2) kurang pengawasan, (3) tidak bisa mengatur waktu, (4) banyak bermaksiat. Kelima adalah solusi dari faktor penghambat (1) meningkatkan kreatifitas guru tahfidz, (2) meningkatkan pengawasan, (3) mengatur waktu, (4) memberikan ilmu-ilmu syar’i secara berkesinambungan.

Published
2020-12-17