Integrasi Keilmuan di Pesantren dalam Menjawab Problematika Kebangsaan Kekinian

  • Eri Masrur Arafat
Keywords: Integrasi Keilmuan, Pesantren, Fiqih Kebangsaan

Abstract

Integrasi keilmuan yang berbasis ke Islaman dan Wawasan kebangsaan indonesia merupakan suatu hal yang penting dalam pemahaman masyarakat mengenai jati diri kebangsaan masyarakat muslim diindonesia, karena dengan wawasan kebangsaan masyarakat dapat memahami dan menjaga idiologi pancasila beserta tiga pilar Negara lainnya yaitu UUD 45, NKRI dan Bhinika Tunggal Ika dari ancaman-ancaman yang berupa paham-paham yang bertentangan dengan idiologi pancasila beserta tiga pilar Negara lainnya. Kuntowijoyo menjelaskan bahwa dalam konteks paradigma pengilmuan Islam, integrasi ilmu itu dimaksudkan sebagai upaya penyatuan ilmu. Ia menegaskan bahwa yang dimaksud dengan ilmu integralistik (hasil integrasi) itu adalah ilmu yang menyatukan (bukan sekedar menggabungkan) wahyu Tuhan dan temuan pikiran manusia, sehingga menjadi suatu prinsip keilmuan yang tidak akan mengucilkan Tuhan(sekularisme) dan juga tidak mengucilkan manusia. Ilmu Kebangsaan yang di padukan dengan ilmu keIslaman yang dalam tulisan ini terwakili oleh keilmuan di pesantren salaf(P.P.Lerboyo kota Kediri ). Pembahasan dalam objek tulisan ini didapatkan sebuah upaya menjawab problematika yang ramai di bicarakan baik di mediamasa ataupun oleh pembicaraan dalam forum resmi yaitu kebangsaaan indonesia dan agama serta problematic- problematika yang lain seperti intoleransi, radikalisme dan berita palsu atau hoax, dengan metode konsep fiqhiyyah khas pesantren yaitu mengaambil dari pendapat pendapat ulama’-ulama’yang kredibelitas diakuai melalui kitab-kitab turost, serta menggunakan ilmu sejarah keindonesiaan dan dasar-dasar hukum indosesia, sehingga diperoleh hasil pemahaman yang tepat sesai dari kebutuhan mesyarakat muslim secara luas di indonesia khususnya sebagai bahan ajar kepada santri-santri. Hasil dari upaya tersebut menjadi sebuah karya yang bisa menjadi rujukan dalam menjawab problematika yang banyak di pertanyakan akhir-akhir ini dengan sebuah balutan konsep fiqih kebangsaan.

Published
2020-12-18