Jihad Milenial: Reinterpretasi Makna Jihad dengan Pendekatan Manhaj Maqa >s {idi

  • Muhmmad Solikhudin
  • Oktaria Ardika Putri
Keywords: Jihad Milenial dan Manhaj Maqa>s }idi >

Abstract

Artikel ini menjelaskan jihad milenial, sebagai upaya menguatkan agenda moderasi beragama oleh Kementerian Agama, dengan menafsirkan kembali makna jihad yang didekati dengan Manhaj Maqasidi. Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut: Pertama, peneliti menggunakan teori Maqāṣid Jasser Auda dalam menganalisis kajian jihad milenial. apabila fitur kebermaksudan ditarik ke kajian jihad milenial, maka tujuan dari perumusan jihad milenial adalah munculnya kerja otak (ijtihad) dan kerja hati (mujahadah). Jika fitur cognition nature dikaitkan dengan jihad milenial, maka hal ini masuk ke ranah fikih kebangsaan. Jika multidimensionality dikaitkan dengan jihad milenial, maka ketika ada aksioma- aksioma yang bertentangan tentang jihad milenial dan jihad fisik, maka hal ini dicari titik temunya, didialogkan sehingga menemukan solusi yang tepat dan muncul kemaslahatan yang hakiki. Kedua, Jika kajian jihad milenial dikaitkan dengan Manhaj Maqāṣidī, maka berimplikasi kepada upaya penerapan fikih kebangsaan secara berkelanjutan untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang harmonis dan memunculkan kebahagiaan yang hakiki bagi semua manusia. Hal ini menegaskan, bahwa agama Islam merupakan agama keselamatan, kedamaian, cinta

Published
2020-12-18